Peran Perawat dalam Mendoakan Orang Sakit

Peran Perawat

Perawat bertanggung jawab membantu klien dan keluarga dalam menginterpretasikan informasi dari berbagai pemberi pelayanan dan dalam memberikan informasi lain yang diperlukan untuk mengambil persetujuan (inform concern) atas tindakan keperawatan yang diberikan kepadanya. Mepertahankan dan melindungi hak-hak kliaen karena klien yang skit dan dirawat di rumah sakit akan melakukan banyak interaksi dengan petugas kesehatan dan perawat adalah yang paling lama kontak dengan klien sehingga perawat diharapkan dapat membela hak-hak klien. Pembelaan termasuk didalamnya peningkatan apa yang terbaik untuk klien, memastikan kebutuhan klien terpenuhi dan melindungi hak-hak klien.

Peran Doa dalam Kesembuhan

Penelitian Snyderman (1996) menyebutkan bahwa terapi medis saja tanpa disertai dengan doa dan dzikir, tidaklah lengkap. Sebaliknya doa dan dzikir saja tanpa disertai dengan terapi medis, tidaklah efektif. Sementara itu Matthew(1996) menyatakan bahwa suatu saat kita para dokter dan perawat selain menuliskan resep obat juga akan menuliskan doa dan dzikir pada kertas resep sebagai pelengkap.

Dari pengalaman praktek sehari-hari pengalaman Hawari, D. (1997) berupa integrasi medikpsikiatrik dengan agama, membawa hasil klinis yang bermakna sesuai dengan temuan hasil penelitian para pakar lainnya. Uraian berikut ini sekedar contoh bahwa orang yang menderita sakit hendaknya berobat dan berdoa,selain itu diberikan pula contoh resep doa dan dzikir yang diberikan kepada para pasien untuk diamalkan selain meminum obat sesuai dengan resep dokter.

Manfaat pendekatan keagamaan dibidang kesehatan jiwa oleh Dr. D.B. Larson(1992) dalam berbagai penelitian yang berjudul religius commitment and health, menyimpulkan bahwa dalam memandu kesehatan manusia yang serba kompleks ini dengan segala keterkaitannya, hendaknya komitmen agama sebagai suatu kekuatan (spiritual power) jangan diabaikan begitu saja. Selanjutnya di kemukakan bahwa agama dapat berperan sebagai pelindung dari pada penyebab masalah (religion may have actually been protective rather than problem producing).

Dokter ahli jiwa atau psikiater hendaknya dapat menelusuri riwayat kehidupan beragama pasiennya sejak masa kanak-kanak hingga dewasa; sejauh mana pasien terikat dengan ajaran agamanya, sejauhmana kuatnya, dan sejauh mana hal ini mempengaruhi pasien. Bagaimanakah pendapat pasien berdasarkan keyakinan agamanya terhadap terapi psikiatri dan medic lainnya; serta bagaimanakah pandangan agamanya terhadap bunuh diri dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu sudah sewajarnyalah kita sebagai seorang perawat ikut mendoakan klien/pasien yang sedang sakit. Karena dengan kita ikut mendoakan pasien tersebut bisa saja merasa dihargai dan diperhatikan. Sebagaimna yang kita ketahui sifat dasar manusia adalah selalu ingin mendapat perhatian dari orang lain, dan Allah juga menyukai orang-orang yang mau meminta kepadanya.

Doa Bagi Kesembuhan Orang Sakit

1. Doa untuk orang yang sakit

2. Doa kesadaran menghadapi fitnah

Semua orang dapt sakit akibat difitnah oleh orang lain, baik sakit fisik maupun sakit psikis. Oleh karena itu selain berobat, kita perlu meningkatkan kekebalan fisik maupun mental kita. salah satunya yaitu dengan firman Allah SWT Q.S Al Muzzammil 73:10 yang artinya:

“Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik”

3. Doa menghindari fitnah

Seseorang dapat sakit akibat fitnah orang lain. Oleh karena itu untuk menghindarinya doa dalam Al-Quran Al Mimtahanah, 60:5 yang artinya:

“Ya Tuhan kami,janganlah Engkau jadikan kami fitnah bagi orang-orang kafir,dan ampunilah kami ya Tuhan kami,sesungguhnya Engkau adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”

4. Doa ampunan

Orang yang sakit sering di hinggapi rasa bersalah dan berdosa karena kesalahan yang telah diperbuatnya dimasa lalu. Namun pintu taubat dan ampunan dari Allah SWT selalu terbuka lebar. Seperti pada firman Allah Q.S Annisa 4:106, yang artinya:

“DAn mohon ampunlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

dan Hadist Riwayat At-Tirmidzi yang artinya:

““Sesungguhnya Allah tetap menerima taubat seseorang hambanya selama ruh (nyawanya) belum sampai ditenggorokannya (dalam keadaan sakaratul maut). Bertaubatlah kamu sebelum maut menjemputmu”

5. Doa pasrah

Orang yang sakit,selain berobat, berdoa dan berdzikir hendaklah pasrah agar tidak terbebani secara mental karena keterbatasan manusia dan Allah-lah yang menentukan hidup mati hamba-Nya, sesuai dengan firman Allah dalam Q.S Al Hadiid 57:5 yang artinya:

“Kepunyaan-Nya-lah kekuasaan langit dan bumi dan kepadaAllahlah dikembalikan segala urusan”

dan Q.S Al-An’am 6:162, yang artinya:

“Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matikusemata-mata untuk Allah, Tuhan semesta alam”

6. Doa sesudah sembuh

Seseorang yang telah sembuh dari penyakitnya, setelah menjalani pengobatan secara medik maupun psikiatrik disertai dengan doa dan dzikir, haruslah bersyukur kepada Allah SWT.

Advertisements

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!